Jakarta - Sebanyak 2700 lebih warga korban letusan Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara, masih bertahan di pengungsian. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate Jemmy D Brevieng mengatakan, pengungsi bertahan sampai menunggu situasi aman. Sementara itu, masa tanggap darurat letusan Gunung Gamalama direncanakan bakal berakhir lusa. (KBR68H)
"Kalau dilihat memang status gunung Gamalama ini masih ada di status siaga, level tiga, tapi kalau saya melihat secara visual mata saya bukan dengan alat seismograf sudah tidak apa-apa. Artinya kitakan di sini sudah terbiasa keseharian dengan gunung Gamalama ini. Jadi sekarang kelihatannya sudah tidak apa-apa."
Kepala BPBD Ternate Jemmy D Brevieng menambahkan jumlah kerugian akibat Gunung Gamalama belum diketahui karena masih dalam tahap pendataan. Sebelumnya, Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara meletus pada 5 Desember lalu. Letusan gunung yang memiliki ketinggian 1700 meter ini juga menyebabkan banjir lahar dingin di beberapa wilayah Ternate.





