Temuan itu mengacu dari laporan koordinator di 4 wilayah di Tulungagung. Sukardji Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Cipta Karya Tulungagung membenarkan kerusakan jalan kabupaten mencapai 40 persen dari panjang jalan sekitar 1500 Km. Kerusakan dipicu karena berbagai penyebab termasuk hujan dan angkutan berat.
"Yang ditembel itu akhirnya kena hujan lepas lagi mas, ditambah lagi angkutan-angkutan berat yang cepat merusak jalan" ungkap Sukardji
Soal lokasi kerusakan juga ditemukan menyebar dan hampir di semua kecamatan yang ada. Pada tahun 2012 Dinas PU akan melakukan pemeliharaan rutin di semua kecamatan. Meski belum mengetahui nilai anggaran APBD yang dianggarkan untuk kegiatan fisik seperti jalan, Sukardji mengaku dana APBN sebesar Rp 1,5 miliar sudah dianggarkan untuk melanjutkan pengaspalan jalan sepanjang 1.2 km dari Simpang 4 Cuiri ke Karangrejo yang menjadi jalur alternatif Trenggalek-Tulungagung-Kediri.


