Sebagai orangtua, Anda akan merasa sangat pusing saat menghadapi anak yang sulit diatur. Gara-gara hal itu, biasanya Anda malah akan memarahi anak.
Padahal sebenarnya ada cara efektif dan kreatif agar si kecil tidak lagi semaunya sendiri.
Menurut Melly Kiong, semua persoalan yang terjadi pada anak, sebenarnya awalnya karena orangtua juga.
Contohnya jika anak suka melawan, biasanya hal itu karena orangtuanya terlalu galak. Kalau anak manja, Anda sebaiknya pikir lagi, siapa yang awalnya memanjakan anak.
seharusnya orangtua jangan cepat menghakimi jika anak melakukan sesuatu hal yang menurut Anda salah. Sebagai orangtua, Anda juga harus melihat dari kacamata anak.
Hal yang perlu dilakukan agar anak tak lagi semaunya sendiri dan dapat mengajarkan anak agar mudah diatur:
1. Buat aturan bersama-sama
Dalam membuat aturan bersama ini tentu saja anak harus dilibatkan. Jika Anda menggunakan jasa pengasuh, ajak juga orang yang mengasuh anak sehari-hari, entah itu sang nenek atau babysitter.
Misalnya: kalau anak minta dibelikan game. Buat dulu aturannya bersama-sama kapan boleh main game, Saat membuat aturan tersebut, anak juga perlu diajarkan disiplin. Contohnya, kalau anak tidak mengikuti aturan yang sebenarnya sudah ia sepakati itu, apa konsekuensinya. Konsekuensi tersebut tentunya juga harus dibuat bersama-sama dengan anak.
Dengan melibatkan dia, si kecil akan merasa orangtuanya tidak semauanya sendiri. Anak juga seperti memiliki kekuasaan, karena dia ikut terlibat dalam pembuatan aturan tersebut.
2. Membangun Mental Juang Anak
Bagaimana caranya membangun mental juang anak? salah satunya membuat daftar kebaikan atau kepintaran yang telah dilakukan anak-anak dalam sepekan. Daftar kebaikan atau kepintaran ini ditulis oleh si anak sendiri. Setiap pulang bekerja, orang tua selalu menanyakan apa yang sudah si anak lakukan hari ini. Misalnya saja, mau makan sayur, bisa memakai sepatu sendiri, bisa makan sendiri, dan lain-lain.
Hadiah yang diberikan pada anak tidak perlu mahal-mahal. Mainan atau buku bacaan sesuai keinginannya bisa jadi salah satu contoh hadiah untuk anak.
Menulis hal-hal baik ini juga termasuk salah satu cara membangun kepercayaan diri anak. Hargai hal-hal kecil yang dilakukan anak, berikan pujian, jangan lupa sedikit penghargaan untuk anak sangat besar artinya bagi si anak.


